jpnn.com, JAKARTA - Perayaan hari raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di berbagai kawasan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta berlangsung meriah, seusai umat Islam menjalankan perintah berpuasa sepanjang bulan ramadan.
Tak terkecuali di rumah psikiater dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) dr. Mintarsih A. Latief Sp.KJ yang berada di Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Kota Jakarta Selatan ramai oleh kedatangan para tetangga, keluarga dan karib kerabatnya.
Menurut Mintarsih, momen lebaran ini sebaiknya dijadikan awal yang lebih baik lagi bagi pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.
"Sebab di masyarakat terlihat jelas menginginkan suatu perubahan yang cepat. Masyarakat ingin segera mendapatkan pekerjaan dengan upah yang layak, masalah pengangguran sudah sangat mengkhawatirkan. Kesenjangan sosial jangan makin melebar," ujar Mintarsih kepada wartawan di Jakarta, Sabtu 21 Maret 2026.
Dia menjelaskan media massa dan media sosial yang sedemikian gencarnya mengabarkan segala bentuk masalah ketimpangan, kejanggalan atau segala bentuk perlakuan tidak adil adalah kenyataan yang mau tidak mau harus dapat diselesaikan.
Mintarsih mencontohkan seperti misalnya mobil mewah gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud yang harganya sebesar Rp 8,5 miliar hingga menuai kecaman dari masyarakat, lalu silih berganti ramainya netizen mengutuk melalui berbagai konten di media sosial soal gaya hidup hedonis gubernur dan istrinya itu yang memuncak sejak awal 2026.
Kemudian dikembalikan akibat sorotan tajam masyarakat, hingga Presiden Prabowo Subianto pun ikut angkat bicara.
Pengembalian mobil mewah Range Rover Autobiography P550e dilakukan akibat banjir kritikan pedas masyarakat dan setelah disinggung oleh Presiden Prabowo terkait efisiensi anggaran.




















































