jatim.jpnn.com, JEMBER - Kereta Api Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung tertemper sepeda motor di perlintasan sebidang wilayah Jember, Rabu (13/5) sekitar pukul 17.00 WIB.
Insiden itu terjadi di petak jalan Kotok (KTK)-Arjasa (AJ), tepatnya di JPL 168 km 205+5/6 dan membuat kereta sempat berhenti luar biasa di lokasi kejadian.
Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan masinis sebelumnya sudah memberikan semboyan 35 atau isyarat peringatan berulang kali.
Namun, pengendara motor diduga tetap melaju saat hendak melintas di perlintasan sebidang.
“Masinis KA Sangkuriang sebelumnya telah memberikan semboyan 35 atau isyarat peringatan secara berulang kali, tetapi karena jarak yang sudah terlalu dekat maka kejadian temperan tidak dapat dihindarkan,” katanya.
Akibat insiden tersebut, KA Sangkuriang sempat dihentikan untuk pemeriksaan sarana. Setelah dipastikan aman, kereta kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 17.04 WIB.
"Seluruh petugas kereta api dan penumpang dalam kondisi selamat. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang," katanya.
Pihak KAI mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang. Menurut Cahyo, kereta api tidak bisa berhenti mendadak karena memiliki jarak pengereman panjang.



















































