bali.jpnn.com, DENPASAR - Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Bali menerbitkan maklumat yang mengarahkan warganya untuk melaksanakan takbiran Idulfitri di rumah masing-masing.
Keputusan ini diambil lantaran momen takbiran tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.
Ketua PWM Bali, Husnul Fahmi, mengatakan langkah ini sejalan dengan arahan pusat untuk menyesuaikan kondisi di lapangan.
"Kami mengeluarkan maklumat agar takbiran dilakukan di rumah jika pelaksanaan di luar tidak memungkinkan," ujar Husnul Fahmi dilansir dari Antara.
Sebelumnya, pertemuan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama Gubernur Bali sebenarnya memperbolehkan umat Islam melaksanakan takbiran di masjid pada Kamis (19/3/2026).
Namun, izin tersebut disertai syarat ketat, hanya di masjid terdekat, berjalan kaki, tanpa pengeras suara, serta minim penerangan.
Meski ada kelonggaran, Muhammadiyah Bali memilih opsi takbiran di rumah demi menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Pulau Dewata.
"Maklumat ini sudah kami sosialisasikan sejak seminggu lalu dan respons warga sangat positif.


















































