bali.jpnn.com, JEMBRANA - Hujan deras yang mengguyur Bali dalam dua hari terakhir mendatangkan petaka.
Tidak hanya memicu banjir di sejumlah titik, hujan tersebut juga menjadi pemicu dua korban melayang sia-sia, Minggu (14/12) kemarin.
Senin hari ini (15/12), hujan kembali membawa duka.
Seorang warga Desa Tuwed, Banjar Munduk Bayur, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, dilaporkan terseret arus sungai, Senin pagi pukul 06.30 WITA.
Korban diketahui seorang perempuan lansia atas nama Ni Nengah Luwih.
Perempuan 90 tahun itu terseret arus saat menyeberangi Sungai Tukadaya yang debit airnya meningkat setelah hujan lebat mengguyur daerah itu.
Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima laporan korban hilang pada pukul 11.50 WITA.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Bali memberangkatkan enam personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana untuk melakukan pencarian korban.


















































