Ribuan orang memadati Federation Square di jantung kota Melbourne, pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Di sana berlangsung "Pasar Senja", yang merupakan bagian dari Nongkrong Festival.
Matahari yang terik tidak menghentikan langkah para pengunjung mengantre makanan, atau duduk di atas karpet sambil menikmati penampilan tarian tradisional dan musik Indonesia.
Pihak penyelenggara mengatakan tema "Pasar Senja" digarap dengan konsep tanda waktu "senja" yang dianggap romantis, karena hadir tepat di Hari Kasih Sayang.
Selain gerobak makanan, pengunjung dihibur penampilan Gamelan DanAnda bersama Sanggar Lestari, tarian Suara Dance, dan musisi seperti Candra Darusman, Ali, Komang, Matahara, dan lainnya.
Acara tersebut berlangsung sampai pukul 10 malam.
Campuran acara Indonesia dan Australia
Ini adalah kedua kalinya Sylvie Komala, warga Indonesia yang sudah tujuh tahun di Melbourne, pergi ke acara Nongkrong.
Sylvie mengatakan Nongkrong berbeda dengan acara-acara Indonesia yang pernah ia kunjungi di Melbourne.

















































