jpnn.com, JAKARTA - Pemantau Kinerja Aparatur Untuk Keadilan Rakyat (PAKAR) menyoroti kinerja aparat kepolisian dalam merespons dampak gempa bumi bermagnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua PAKAR Ikhwan Andi Aziz mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran telah bekerja maksimal dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
"Dapat dilihat dari keberadaan Kapolri yang berada di tengah-tengah warga terdampak gempa," kata Ikhawan Andi Aziz pada Rabu (19/8).
Diketahui, Kapolri mengerahkan ratusan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu penanganan serta pemulihan masyarakat terdampak gempa M 7,7.
Polri juga menyiagakan sejumlah armada udara untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat. Armada tersebut diprioritaskan untuk mengangkut kebutuhan logistik sekaligus melakukan pemantauan dari udara.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, Kapolri memastikan pasokan logistik terus disalurkan. Bantuan tersebut berasal dari polda-polda jajaran dengan total mencapai 247,66 ton.
"Ini membuktikan Kapolri hadir di tengah masyarakat," ujarnya.
Ikhwan juga menilai Kapolri dan jajaran mampu memanfaatkan waktu secara optimal dalam penanganan bencana sejak gempa terjadi pada Sabtu (15/8/2026).






































.jpeg)






