Pansus TRAP DPRD Bali Endus Praktik Manipulasi dan Nominee di Munggu Badung

3 hours ago 20

Sabtu, 24 Januari 2026 – 17:12 WIB

Pansus TRAP DPRD Bali Endus Praktik Manipulasi dan Nominee di Munggu Badung - JPNN.com Bali

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Supartha saat memimpin rapat di DPRD Bali, Jumat (23/1) kemarin. Foto: Instagram @humasdewanbali

bali.jpnn.com, DENPASAR - Panitia Khusus Tata Ruang Aset dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali menutup tiga usaha di kawasan Desa Munggu, Mengwi, Badung, kemarin (23/1).

Penutupan tersebut dilakukan Pansus TRAP DPRD Bali karena ketiga pelaku usaha itu diduga melanggar tata ruang dan perizinan.

Tiga usaha yang ditutup itu, yakni PT Gautama Indah Perkasa, Queen’s Tandoor Restaurant, dan Jungle Padel Munggu.

Ketiganya ditutup setelah Pansus TRAP DPRD Bali memanggil 31 pelaku usaha di Munggu.

31 pelaku usaha itu, yakni PT Gautama Indah Perkasa, Queens Tandoor Restaurant, Jungle Padel Munggu, Villa Rich, Journey Home, Tarisa Cafe, Alaya Villa, Seseh Home, DAB Toko.

Selanjutnya Kaemon Resto, La Chance Estate, Dog Grooming, Tamora Shop, NM Mart dan Liyu, Sayaka Shop, Lodge Resto, Suasana Kopi, Star Star Mart dan D’Arka.

Kemudian Open House Resto, Perle, Grams Market, De Topaz, Swahawry, Villa Saint 1, Villa Saint 2, Plas Amaranta, Rila, Lyfe, dan D-Pavilion Villa.

Pansus TRAP DPRD Bali menilai ketiga pelaku usaha itu tidak kooperatif dan telah dinyatakan melanggar karena unit usahanya berdiri di atas Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Pansus TRAP DPRD Bali menduga ada praktik manipulasi, termasuk penggunaan nama pihak lain (nominee) serta keterlibatan pihak asing yang diduga dibantu oknum

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |