jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Persib Bandung mengamankan tiket ke babak final Piala Presiden 2026 setelah menumbangkan rival abadinya, Persija Jakarta.
Pertandingan yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Bali, itu berakhir dengan skor tipis 2-1.
Namun, di tengah euforia kemenangan tersebut, pelatih Persib Igor Tolic menyampaikan kritik pedas untuk penyelenggaraan Piala Presiden 2026.
Juru taktik asal Kroasia itu meradang melihat penjadwalan turnamen.
Bagaimana tidak, Maung Bandung langsung dihadapkan pada partai final yang harus digelar pada Kamis (6/8/2026), membuat skuadnya praktis hanya memiliki waktu istirahat satu hari atau kurang dari 48 jam usai laga semifinal yang menguras tenaga.
Terlebih sebelumnya, Persib memainkan pertandingan terakhir fase grup pada Jumat (31/7/2026) dan baru bisa terbang ke Bali pada Senin (3/8) karena menunggu pengumuman venue laga semifinal dan final.
Igor dengan tegas menyatakan bahwa protes keras ini ia suarakan bukan untuk mencari alasan, melainkan demi melindungi keselamatan dan kesehatan para pemain yang terancam oleh regulasi waktu pemulihan yang tidak masuk akal.
"Satu-satunya alasan mengapa saya membicarakan hal ini sekarang adalah untuk melindungi para pemain. Jadi tidak ada alasan lain. Saya pikir turnamen ini secara keseluruhan mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, namun tetap saja, sebagaimana kami ingin tim-tim menjadi lebih baik, kami juga ingin segalanya menjadi lebih baik," kata Igor, dikutip Rabu (5/8/2026).



















































