Pemkab Bogor Harus Merogoh Kocek Rp12 Miliar Per Tahun Demi BTS Bus Listrik Bojonggede-Sentul

4 hours ago 12

Rabu, 08 April 2026 – 22:00 WIB

Pemkab Bogor Harus Merogoh Kocek Rp12 Miliar Per Tahun Demi BTS Bus Listrik Bojonggede-Sentul - JPNN.com Jabar

Uang rupiah. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN

jabar.jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp12 miliar per tahun untuk penerapan skema Buy The Service (BTS) bus listrik pada trayek Bojonggede–Sentul.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, mengatakan estimasi tersebut dihitung berdasarkan jarak tempuh armada, jumlah ritase harian, serta biaya operasional per kilometer.

“Untuk sementara kami hitung bus listrik itu sekitar Rp10.000 sampai Rp12.000 per kilometer. Kalau sehari bisa 300 kilometer, tinggal dikalikan saja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, trayek Bojonggede–Sentul memiliki panjang sekitar 50 kilometer. Dengan asumsi satu armada menempuh enam rit per hari, total jarak tempuh mencapai sekitar 300 kilometer per hari.

Berdasarkan perhitungan tersebut, biaya operasional diperoleh dari tarif per kilometer yang dikalikan dengan total jarak tempuh harian serta jumlah hari operasional dalam satu bulan.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor juga mengestimasi kebutuhan sembilan unit bus untuk melayani koridor tersebut.

Dengan demikian, total anggaran tahunan diproyeksikan mencapai sekitar Rp12 miliar.

Bayu menuturkan, skema BTS memiliki keunggulan karena pemerintah tidak perlu mengeluarkan belanja modal awal untuk pengadaan armada maupun biaya operasional lainnya, termasuk pengemudi.

Pemkab Bogor memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp12 miliar per tahun untuk penerapan skema BTS bus listrik trayek Bojonggede–Sentul

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |