jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Program bedah rumah menjadi prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta pada tahun ini.
Tercatat hingga November 2025, 67 rumah tidak layak huni (RTLH) telah direnovasi dengan skema kolaboratif.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menargetkan hingga akhir tahun dapat mencapai 100 rumah yang diperbaiki.
“Kami ingin memastikan seluruh warga Yogyakarta tinggal di rumah yang aman dan layak," kata Hasto, Minggu (23/11).
Ia menilai program renovasi rumah ini sekaligus menjadi ajang membangun solidaritas antarwarga.
"Dukungan lembaga seperti KORPRI, perangkat wilayah, dan pelaku usaha menunjukkan bahwa pembangunan sosial dapat berjalan lebih efektif melalui gotong royong," katanya.
Selain itu, program ini dianggap sebagai upaya pembangunan inklusif yang fokus pada tata kota humanis dan peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu.
Ia berharap program ini terus berkesinambungan dan memantik banyak pihak untuk ikut berpartisipasi. (mcr25/jpnn)



















































