jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meluncurkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) pada Kamis (20/8). Acara peluncuran dilaksanakan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya mengatakan bahwa gagasan PKJ tidak dimunculkan secara tiba-tiba.
Menurutnya, gagasan tersebut telah dirawat sejak lama oleh Dewan Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Hari ini melalui kerja sama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V, gagasan itu menemukan jalannya yang lebih luas, masuk ke ruang kuliah, ruang penelitian dan ruang pengabdian di seluruh perguruan tinggi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta," ujar Sultan.
Sri Sultan menginginkan agar gagasan tersebut tidak sekadar menjadi muatan lokal pada kurikulum.
Gagasan tersebut diharapkan menjadi cara pandang yang mengubah bagaimana ilmu itu sendiri dipertanyakan.
Ia menekankan bahwa pendidikan pada akarnya, selalu mengandung dua pertanyaan yang sering dipisahkan.
Pertanyaan pertama adalah bagaimana, misalnya bagaimana suatu mesin bekerja, bagaimana suatu kebijakan dirancang, bagaimana suatu penyakit didiagnosis, bagaimana suatu pasar bergerak.



















































