bali.jpnn.com, DENPASAR - Rapat dengar pendapat (RPD) Pansus Tata Ruang Aset dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali dengan PT Jimbaran Hijau (JH) dua lalu menyisakan kisah memalukan.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Made Supartha berlangsung ricuh dan berujung aksi walk out.
Ini terjadi setelah anggota DPRD Badung Wayan Luwir Wiyana bertindan diluar etika dengan mengusir pihak PT Jimbaran Hijau.
Padahal, PT JH hadir dalam kapasitas sebagai undangan Pansus TRAP DPRD Bali untuk memberikan klarifikasi beberapa hal.
Namun, tiba – tiba Luwir mendesak agar PT Jimbaran Hijau membuat surat tertulis, yang menyatakan menyerahkan lahan untuk akses jalan.
Pihak PT Jimbaran Hijau sendiri tidak mau, lantaran sudah memegang putusan berkekuatan hukum tetap.
Aksi itu membuat Luwir meradang lalu mengusir dan berkata kata kasar.
Kemudian beberapa orang juga ikut berkata – kata kasar, berteriak dengan nada umpatan.



















































