Penindakan PETI Meningkat Signifikan, Polda Riau Upayakan Solusi Untuk Masyarakat

18 hours ago 20

Penindakan PETI Meningkat Signifikan, Polda Riau Upayakan Solusi Untuk Masyarakat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penindakan PETI yang dilakukan Polda Riau di wilayah Kuansing beberapa waktu lalu. Foto:Source for JPNN.

jpnn.com - Polda Riau mencatat capaian signifikan dalam upaya penegakan hukum terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Provinsi Riau.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mencatat capaian penegakan hukum PETI di Kabupaten Kuansing sepanjang tahun 2025.

Dalam periode 31 Juli 2025 hingga 8 Januari 2026, aparat mencatat sebanyak 19 laporan polisi dengan jumlah tersangka mencapai 37 orang.

Selain penanganan perkara dengan tersangka, aparat juga melakukan pemusnahan besar-besaran terhadap barang bukti PETI tanpa tersangka di 158 lokasi kejadian perkara (TKP).

Dari kegiatan tersebut, berhasil dimusnahkan sebanyak 940 unit rakit PETI, 112 mesin sedot, 48 mesin robin, delapan mesin kompresor, serta puluhan peralatan tambang lainnya seperti selang spiral, pipa, karpet, jerigen, tabung gas elpiji, hingga 12 pondok camp PETI.

Polda Riau menegaskan bahwa penindakan PETI merupakan prioritas penegakan hukum karena aktivitas tambang ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan pentingnya upaya kolaboratif lintas instansi dalam penataan dan legalisasi kegiatan pertambangan rakyat di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Menurutnya, Polda Riau tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani persoalan pertambangan rakyat.

Polda Riau mencatat capaian signifikan dalam upaya penegakan hukum terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Provinsi Riau.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |