jateng.jpnn.com, SEMARANG - Beredar video sampah berceceran di depan Pos Polisi Jalan Sultan Agung Kota Semarang, Jawa Tengah viral di media sosial (medsos).
Sampah berserakan tersebut merupakan muatan truk yang tumpah ke jalan. Tampak dalam video amatir, warga resah dengan bau tak sedap, termasuk membuat kemacetan arus lalu lintas.
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meminta maaf atas insiden yang terjadi pada Selasa (24/3).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang Glory Nasarani mengatakan sampah yang berceceran itu telah dibersihkan.
"Kami bergerak cepat segera setelah mendapat laporan. Penanganan di lapangan dilakukan secara sigap oleh personel kami. Proses pembersihan total tidak memakan waktu lama, bahkan tidak sampai satu jam lokasi sudah kembali bersih," ujar Glory, Rabu (25/3)
Glory menjelaskan berdasarkan penelusuran melalui rekaman CCTV, peristiwa tersebut melibatkan truk kontainer milik DLH yang mengangkut sampah dari TPS Pasar Jangli menuju TPA Jatibarang.
"Sang pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan hampir 60 km/jam, melebihi batas ketentuan yang seharusnya 40 km/jam," ujarnya.
Menurut Glory, hal ini dilakukan pengemudi karena harus mengejar jadwal pengangkutan sampah di dua lokasi lain yang juga mengalami beban angkut tinggi.
















































