Seorang perempuan Indonesia yang tinggal wilayah Dandenong, sekitar 36 kilometer dari Melbourne, Australia dikenang sebagai ibu yang penuh kasih sayang yang "pantas mendapatkan kehidupan yang aman, bahagia, dan damai."
Menurut polisi, Eva Lasrini, yang berusia 53 tahun, dilaporkan hilang pada hari Kamis (02/04) setelah ia hilang kontak dengan keluarganya.
Seorang pria berusia 67 tahun telah didakwa dengan tuduhan pembunuhan atas kematiannya.
Gail Porter, teman dari Eva Lasrini, mulai melakukan penggalangan dana untuk membantu kedua anak Eva, Evindra dan Vanya, yang tinggal di Indonesia "dengan dukungan dan sumber daya yang sangat terbatas."
"Tanpa keluarga lain yang dapat diandalkan, mereka menghadapi kehilangan yang memilukan ini sepenuhnya sendirian," tulis Gail di situs GoFundMe.
"Evindra dan Vanya tidak hanya kehilangan ibu mereka, tetapi juga sumber utama cinta dan pendukung mereka."
Juru bicara Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne mengatakan kepada ABC bahwa pihaknya bekerja sama dengan Departemen Dalam Negeri Australia dan Kepolisian Victoria untuk mempercepat proses pemberian visa Australia untuk kedua Eva.
Eva, yang pindah ke Australia dari Indonesia, pernah menulis sebuah unggahan di media sosial bulan Februari lalu, yang mengatakan sedang belajar bahasa Inggris, serta mengatakan ia sangat sibuk tetapi antusias untuk belajar.



















































