bali.jpnn.com, JEPARA - Manajemen Persijap resmi mengeluarkan pernyataan sikap terkait insiden yang melibatkan sebagian suporternya dengan pendukung Persis di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (5/3) lalu.
Klub berjuluk Laskar Kalinyamat ini menyatakan akan kooperatif terhadap proses yang sedang dilakukan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
"Kami menghormati sepenuhnya kewenangan Komdis PSSI.
Hal ini merupakan bagian dari upaya kami semua untuk menjaga marwah dan profesionalisme sepak bola nasional," tulis manajemen Persijap dalam keterangan resminya.
Persijap memandang bahwa rivalitas di dalam lapangan merupakan bagian dari dinamika olahraga yang sehat.
Namun, di luar lapangan nilai persaudaraan antarklub dan suporter harus tetap dijaga.
Hubungan antara Persijap dan Persis Solo selama ini dibangun di atas semangat kebersamaan sebagai representasi kebanggaan daerah di Jawa Tengah.
Chief Media Officer Persijap Jepara Xenia Veryano mengatakan rivalitas dalam sepak bola seharusnya menjadi energi positif untuk memajukan olahraga ini, bukan sebaliknya.
















































