jateng.jpnn.com, JEPARA - Persijap Jepara bersiap membuka putaran kedua BRI Super League 2025/26 dengan laga krusial. Laskar Kalinyamat akan menjamu PSM Makassar pada pekan ke-18 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (24/1) pukul 19.00 WIB.
Laga kandang ini menjadi momen penting bagi Persijap untuk bangkit dari keterpurukan. Tim kebanggaan Jepara itu mengusung misi start sempurna sekaligus memutus puasa kemenangan panjang yang membayangi sejak awal musim.
Hingga pekan ke-17, Persijap tercatat tak pernah menang dalam 12 pertandingan terakhir. Rinciannya satu hasil imbang dan 11 kekalahan, catatan yang membuat posisi mereka terpuruk di dasar klasemen.
Kemenangan terakhir Persijap terjadi pada pekan kelima, saat menundukkan Persis Solo 2-1 pada September 2025. Sejak saat itu, kemenangan seakan menjauh dari tim yang kini baru mengoleksi sembilan poin dari 17 laga, hasil dua menang, tiga imbang, dan 12 kalah.
Pelatih Persijap Divaldo Alves mengakui situasi timnya sedang kritis. Karena itu, ia menuntut anak asuhnya tampil lebih efektif dan menunjukkan semangat juang tinggi saat menjamu PSM Makassar.
“Kami harus keluar dari posisi yang ada saat ini (zona degradasi). Kami punya harapan tinggi pemain bisa membawa keluar tim dari posisi saat ini. Harapan saya di laga putaran kedua ini, kami bisa tampil lebih efektif,” ujar Divaldo.
Optimisme pelatih asal Portugal itu juga diperkuat kehadiran sejumlah pemain anyar, baik lokal maupun asing, yang direkrut pada bursa transfer paruh musim. Dia menilai para pemain baru tak akan kesulitan beradaptasi.
“Sebagai pemain profesional dengan pengalaman yang tinggi, saya rasa tidak ada masalah untuk mereka,” tegasnya.



















































