Polisi Gerebek Markas Judol Jaringan Kamboja, Tiga Mahasiswi Manado Jadi TSK

4 hours ago 13

Rabu, 29 April 2026 – 11:31 WIB

Polisi Gerebek Markas Judol Jaringan Kamboja, Tiga Mahasiswi Manado Jadi TSK - JPNN.com Bali

Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mendampingi Dirressiber Polda Bali Kombes Azhari Kurniawan memberikan keterangan kepada awak media terkait pengungkapan kasus judi online jaringan Kamboja yang beroperasi di wilayah Benoa, Kuta Selatan, Badung, Rabu (29/4). Foto: Humas Polda Bali

bali.jpnn.com, DENPASAR - Polda Bali kembali membongkar kasus judi online (judol) jaringan internasional di Pulau Dewata.

Markas pengelola situs judi online KETUA.CO dan GN77 yang beroperasi di sebuah penginapan di wilayah Benoa, Kuta Selatan, Badung, digerebek tim Opsnal Ditressiber Polda Bali, Minggu (12/4) lalu.

Dalam penggerebekan tersebut empat orang tersangka berhasil diamankan di Jalan Pratama Gang Hasan No.3, Benoa, Kuta Selatan, Badung.

Tiga pelaku yang dinaikkan statusnya sebagai tersangka, yakni IJT alias Gisel, 23; RFT alias Selena, 22 dan MBG alias Aleta, 22.

Ketiganya dalam kasus judi online ini diketahui berperan sebagai telemarketing.

“Ketiga pelaku ini merupakan mahasiswi asal Manado, Sulawesi Utara,” ujar Dirressiber Polda Bali Kombes Azhari Kurniawan, Rabu (29/4).

Satu tersangka lagi, yakni WAB alias Guang Yun, 31, asal Jakarta yang berperan sebagai customer service.

Menurut Kombes Azhari Kurniawan, pengungkapan kasus ini berawal dari Patroli Siber dan penyelidikan mendalam (undercover) yang dilakukan tim Ditressiber Polda Bali.

Markas pengelola situs judi online KETUA.CO dan GN77 yang beroperasi di sebuah penginapan di wilayah Benoa digerebek tim Opsnal Ditressiber Polda Bali

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |