jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Polresta Sidoarjo masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab terjadinya ledakan karena diduga kecelakaan kerja di pabrik steel Desa Janti, Waru, Janti, Senin (6/4).
Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing mengungkapkan satu unit Jibom dan Gegana Sat Brimob Polda Jatim sebanyak kurang lebih sepuluh personel telah diterjunkan ke lokasi kejadian (TKP).
"Personel gabungan Polresta Sidoarjo dan Polsek Waru sebanyak 20 orang diturunkan di lokasi kejadian untuk mengamankan TKP," kata Christian.
Dia menjelaskan insiden ledakan itu bermula saat korban berinisial P dan karyawan berinisial J sedang melakukan pemotongan besi menggunakan las blender. Namun, di tengah proses pengerjaan tiba-tiba terjadi ledakan.
"Pada saat pemotongan besi tua menggunakan las blender ada terjadi ledakan dari besi," ujarnya.
Akibat insiden itu, dua pekerja mengalami luka yaitu berinisial P dam MZA dan satu orang meninggal dunia inisial R.
"Satu korban juga atas nama inisial R terkonfirmasi meninggal dunia," kata Christian. (mcr23/jpnn)

















































