Politikus PDIP Ini Dorong Penguatan Literasi Kebencanaan Masuk Kurikulum Sekolah

5 hours ago 18

Politikus PDIP Ini Dorong Penguatan Literasi Kebencanaan Masuk Kurikulum Sekolah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Waspada potensi bencana hidrometeorologi kepada warga di sejumlah wilayah. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR, Muhamad Abdul Azis Sefudin, mendorong penguatan literasi kebencanaan agar masuk dalam kurikulum sekolah maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Upaya ini dinilai penting sebagai bagian dari pendidikan karakter, terutama bagi generasi muda yang hidup di wilayah rawan bencana seperti Indonesia.

Menurutnya edukasi kebencanaan tidak cukup hanya bersifat insidental saat terjadi bencana, tetapi harus menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan.

“Kita tidak bisa hanya reaktif. Literasi kebencanaan harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki kesadaran, kesiapsiagaan, dan kemampuan mitigasi yang baik,” ujar Azis.

Melalui integrasi materi kebencanaan dalam kurikulum maupun aktivitas ekstrakurikuler seperti simulasi evakuasi, pelatihan dasar tanggap darurat, hingga pengenalan risiko bencana lokal, siswa dapat dibekali pemahaman yang aplikatif.

“Materi kebencanaan ini bisa dikemas secara kontekstual dan menarik, tidak harus selalu dalam bentuk teori di kelas. Bisa melalui praktik langsung, simulasi, bahkan kolaborasi dengan pihak terkait agar siswa benar-benar paham apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi,” tambah Azis.

Azis menilai pendekatan pendidikan karakter berbasis kebencanaan akan membangun sikap disiplin, gotong royong, serta kepedulian sosial di kalangan pelajar.

“Ini membentuk karakter yang tangguh bencana sekaligus membangun solidaritas dan kepedulian terhadap sesama saat menghadapi situasi darurat,” kata politisi muda PDI Perjuangan ini,” kata politisikus PDI Perjuangan ini.

Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter tangguh terhadap bencana.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |