jabar.jpnn.com, KABUPATEN BEKASI - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar panen raya jagung secara serentak di 36 wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kegiatan ini menghasilkan total produksi sebesar 743.522 ton jagung sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan panen raya tersebut merupakan hasil kerja selama kurang lebih satu tahun terakhir, sejalan dengan target Presiden dalam mewujudkan swasembada jagung nasional.
“Kurang lebih selama satu tahun, sesuai target Bapak Presiden, kami memaksimalkan upaya untuk mewujudkan swasembada jagung. Alhamdulillah, kami berupaya mencari lahan yang dapat ditanami dan berhasil mendapatkan kurang lebih 1,3 juta hektare,” kata Listyo saat menghadiri panen raya di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (8/1).
Ia menjelaskan, panen raya yang dipusatkan di Kabupaten Bekasi tersebut menjadi pembuka dari keseluruhan panen di lahan seluas 47.830 hektare dengan estimasi hasil produksi mencapai 743.522 ton jagung.
Pada hari pertama pelaksanaan, panen raya serentak dilakukan di lahan seluas 1.191 hektare dengan estimasi produksi sekitar 11.912 ton jagung di seluruh Indonesia.
Sementara itu, di titik pusat kegiatan, panen dilakukan di area seluas 25 hektare yang merupakan lahan binaan Polda Metro Jaya.
Dari lokasi tersebut, diperkirakan sekitar 100 ton jagung jenis pipilan kering dengan kadar air 14 persen berhasil dipanen.



















































