jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia dan Prancis memiliki pandangan yang sama terkait penyelesaian konflik Palestina-Israel melalui penerapan solusi dua negara.
Hal itu disampaikan Prabowo saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dan bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, pada Kamis (28/5) malam.
Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Macron sepakat bahwa stabilitas kawasan Timur Tengah merupakan kepentingan bersama lantaran dampaknya terhadap ketahanan energi dunia dan rantai pasok global.
"Saya juga sangat gembira bahwa Prancis menjadi salah satu pelopor yang mengajak banyak negara di Eropa dan Barat untuk mendukung solusi dua negara bagi kemerdekaan Palestina," ucap Prabowo dikutip dari rilis resmi Biro Pers Istana.
Prabowo menegaskan kembali pendirian Indonesia bahwa perdamaian di Timur Tengah tidak akan terwujud tanpa penerapan solusi dua negara dan keadilan bagi rakyat Palestina.
“Indonesia tetap berpandangan tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara dan tanpa keadilan bagi rakyat Palestina," kata dia.
Di luar isu Palestina, kunjungan kenegaraan tersebut juga bertujuan memperkuat hubungan bilateral kedua negara, termasuk melalui pembentukan France-Indonesia High Level Business Council guna mendorong kerja sama investasi dan ekonomi.
Indonesia dan Prancis saat ini menjalin kerja sama strategis di berbagai bidang, terutama pertahanan, sains dan teknologi, serta pendidikan.






















































