Puncak Arus Wisata Sudah Lewat, Volume Lalin Ciwidey Melandai

3 hours ago 14

Puncak Arus Wisata Sudah Lewat, Volume Lalin Ciwidey Melandai

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kepadatan arus lalu lintas jalur wisata Ciwidey di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. ANTARA/Ilham Nugraha

jpnn.com, BANDUNG - Volume lalu lintas di jalur Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diprediksi mulai melandai setelah puncak arus wisata terlewati pada H+2 Lebaran 2026.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Ruddy Heryadi mengatakan puncak arus wisata di Ciwidey sendiri telah terlewati dengan sebanyak 85.662 kendaraan melintas di kedua arah.

“Untuk ke depannya diprediksi akan terus melandai. Kawasan Ciwidey, puncak arus wisatanya terjadi pada H+2 kemarin dengan 85.662 kendaraan,” katanya, Rabu.

Ruddy juga mengatakan pola pergerakan kendaraan wisata di jalur selatan Kabupaten Bandung umumnya terjadi pada H+1 hingga H+2 sebelum berangsur menurun.

"Biasanya untuk jalur wisata itu terjadi di H+1 dan H+2. Setelah itu cenderung menurun dan tidak terlalu signifikan seperti saat Lebaran, meski masih tetap tinggi," jelasnya.

Sementara itu, volume kendaraan menuju Ciwidey secara kumulatif dari H-7 hingga H+4 tercatat sebanyak 607.411 unit atau meningkat 5,81 persen dibanding tahun 2025 sebanyak 579.379 kendaraan.

Adapun puncak arus wisata lainnya, yakni di Pangalengan tercatat pada hari pertama Lebaran sebanyak 22.700 unit kendaraan, dan secara kumulatif hanya 537.788 kendaraan atau turun dari 691.316 kendaraan pada 2025.

Selain itu, kata dia, Dishub akan tetap melakukan pemantauan secara intensif serta mengoptimalkan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama sisa libur Lebaran.

Volume lalu lintas di jalur Ciwidey, Kabupaten Bandung, diprediksi mulai melandai setelah puncak arus wisata terlewati pada H+2 Lebaran 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |