jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggandeng Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Djamari Chaniago untuk mengatasi ‘beking’ yang menghambat serapan penerimaan negara.
“Kami melakukan kerja sama untuk memperkuat enforcement pemeriksaan pajak di lapangan. Kalau kata orang saya di lapangan selalu ada beking. Tadi saya sudah ketemu Menko Polkam, berdiskusi dan setuju melakukan kerja sama,” kata Purbaya dikutip Rabu (28/1).
Dalam kerja sama ini, Menko Polkam bakal mengerahkan polisi, TNI, dan aparat keamanan lainnya untuk mengejar dan menghadapi beking yang menghambat penerimaan negara.
Sebagai langkah awal, strategi itu akan dilakukan terhadap aktivitas ekonomi rokok ilegal.
“Kami akan melibatkan polisi, tentara, dan lain-lain supaya beking itu kabur. Utamanya kami kejar di rokok ilegal dulu. Mungkin sebulan ke depan akan jalan itu,” jelasnya.
Secara paralel, Purbaya juga berupaya menyelaraskan kebijakan moneter dan fiskal dan menguatkan aktivitas dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan strategi ini, diharapkan penerimaan pajak juga akan membaik.
Kemenkeu juga aktif memperbaiki Coretax untuk mengurangi kendala yang berpotensi menghambat penerimaan pajak serta menerapkan teknologi akal imitasi (AI) untuk mendeteksi laporan yang melakukan under-invoicing.
Kemudian, Purbaya juga berencana merestrukturisasi pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) secara besar-besaran sebagai bagian dari langkah pembenahan instansi dan mengintensifkan pengawasan.






















































