jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah kembali menitipkan uang atau dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 100 triliun ke perbankan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dari penambahan tersebut, total uang yang dititipkan di perbankan mencapai sekitar Rp 300 triliun.
“Jadi, kami jaga likuiditas di sistem keuangan dengan serius,” kata Purbaya di Jakarta, Rabu (25/3).
Purbaya menjelaskan tambahan dana tersebut disalurkan menjelang Lebaran guna memastikan likuiditas tetap terjaga.
Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika pasar, khususnya kenaikan imbal hasil obligasi yang mengindikasikan adanya tekanan likuiditas di perbankan.
“Seminggu sebelum Lebaran, saya tambah lagi Rp 100 triliun, memasukkan ke sistem perekonomian,” kata dia.
Menurut Purbaya, pemerintah secara aktif memantau pergerakan imbal hasil (yield) untuk membaca kondisi likuiditas.
Kenaikan yield yang cukup tajam menjadi sinyal adanya kekurangan dana di sistem perbankan.





















































