jpnn.com, SEMARANG - Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0733 Semarang digeruduk ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Ibu Kota Jawa Tengah, Kamis (9/4) sore.
Pantauan JPNN.com, massa mendatangi Makodim Semarang Jalan Pemuda, Kota Semarang sekitar pukul 15.15 WIB. Mereka terlebih dulu berkumpul di depan Kantor Pos Johar di ujung Jalan Pemuda.
Berdasarkan pantauan JPNN.com, massa tiba di lokasi sekitar pukul 15.15 WIB. Sebelum bergerak ke Makodim, para mahasiswa terlebih dahulu berkumpul di depan Kantor Pos Johar yang berada di ujung Jalan Pemuda.
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan. Mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mundur dari jabatannya.
“Turunkan Prabowo-Gibran,” teriak salah seorang orator dari atas mobil komando di depan Makodim 0733 Semarang.
Selain itu, mahasiswa juga mendesak Mahkamah Konstitusi (MK) agar mengabulkan perkara Nomor 157/PUU-XXIII/2025.
Mereka menuntut penarikan militer dari jabatan sipil serta ruang sipil, dan meminta pengusutan tuntas kasus penyiraman terhadap Andrie Yunus berikut pihak-pihak yang diduga terlibat di belakangnya.
Aksi tersebut turut memuat tuntutan lain, antara lain reformasi kewenangan peradilan militer, pencopotan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, penghentian represi militer terhadap sipil, serta permintaan maaf dari Presiden dan Panglima TNI.





















































