Relawan Kebencanaan di Garis Depan, Perlindungan di Garis Belakang

4 hours ago 13

Oleh: Prof. Dr. Ir. Abdul Hamid - Peneliti Utama BRIN / BRIDA Jawa Timur

Relawan Kebencanaan di Garis Depan, Perlindungan di Garis Belakang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Peneliti Utama BRIN / BRIDA Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Abdul Hamid. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Petugas TAGANA dan relawan kebencanaan lainnya merupakan garda terdepan dalam setiap krisis.

Mereka hadir paling awal saat bencana terjadi dan bertahan paling lama di lapangan.

Namun, di balik peran vital tersebut, perlindungan negara terhadap relawan justru tertinggal jauh.

Setidaknya terdapat empat problem mendasar yang perlu segera dibenahi, sekaligus satu terobosan kebijakan strategis yang patut dipertimbangkan.

Pertama, relawan tanpa kepastian gaji dan fasilitas layak.

Status relawan membuat petugas kebencanaan tidak memiliki kepastian gaji, jaminan penghasilan maupun fasilitas kerja standar, meskipun risiko yang dihadapi sangat tinggi.

Di lapangan, keterbatasan alat pelindung diri, logistik minimal, dan ketiadaan asuransi kerja masih kerap terjadi.

Ketergantungan pada idealisme kemanusiaan menjadikan kondisi serba kekurangan seolah wajar.

Petugas TAGANA dan relawan kebencanaan lainnya merupakan garda terdepan dalam setiap krisis, tetapi perlindungan negara terhadap relawan justru tertinggal jauh.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |