jpnn.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka-bukaan terkait ledakan pipa gas tanam milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Rokan, Riau.
Bahlil mengatakan, akibat kebarakan itu menyebabkan hilangnya produksi minyak di sumur Rokan sekitar 2 juta barel.
“Kami laporkan bahwa kami di awal tahun ini mengalami musibah kecil di Sumatera. Pipa kami bocor, sehingga potensi kehilangan (minyak) sekitar 2 juta barel di awal tahun,” ujar Bahlil dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XII di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (22/1).
Meskipun kecelakaan, tutur Bahlil, tetaplah ledakan tersebut merupakan sebuah kesalahan yang harus dipertanggungjawabkan.
Oleh karena itu, Bahlil akan menjatuhkan sanksi bagi pejabat di lingkungan Kementerian ESDM dan BUMN terkait.
“Saya akan langsung memberikan sanksi kepada pejabat yang ada di ESDM dan di BUMN terkait,” ucap Bahlil.
Ledakan pipa gas PT TGI menimbulkan kebakaran hebat di Inderagiri Hilir, Jumat (2/1).
10 orang dilaporkan terluka, masing masing tiga kendaraan dan bangunan juga dilaporkan terbakar.






















































