jabar.jpnn.com, KABUPATEN BOGOR - Perkembangan teknologi digital yang kian pesat menghadirkan tantangan baru dalam dunia pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar (SD).
Anak-anak usia dini kini tumbuh di tengah arus informasi yang cepat dan kedekatan yang nyaris tanpa jarak dengan gawai.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terkait ketahanan pendidikan karakter anak di tengah dominasi dunia digital.
Sekolah dasar selama ini dikenal sebagai fase awal pembentukan karakter anak secara sistematis.
Tidak hanya mengajarkan kemampuan akademik dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung, SD juga menjadi ruang bagi anak untuk belajar nilai-nilai sosial, seperti disiplin, empati, kerja sama, serta pengendalian emosi.
Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting bagi sikap dan perilaku anak di masa depan.
Namun, tantangan zaman digital membawa dinamika baru. Akses informasi yang begitu mudah sering kali tidak diiringi dengan kemampuan menyaring dan memahami makna secara kritis.
Dalam praktik pembelajaran sehari-hari, anak dinilai semakin terbiasa dengan kecepatan dan keinstanan, sehingga proses belajar yang menuntut kesabaran kerap dianggap membosankan.

















































