Selamat dari Degradasi Tak Cukup, PSIM Masih Punya PR Berat

22 hours ago 15

Selamat dari Degradasi Tak Cukup, PSIM Masih Punya PR Berat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel. Foto: diambil dari ileague

jpnn.com - Meski sudah memastikan diri bertahan di Super League musim depan, PSIM Yogyakarta belum bisa bernapas lega sepenuhnya. Pelatih Jean-Paul van Gastel membongkar sederet kelemahan yang masih menghantui Laskar Mataram sepanjang musim ini.

Kemenangan 2-0 atas Malut United di Stadion Sultan Agung, Bantul pada 10 Mei 2025 sukses mengakhiri paceklik kemenangan PSIM dalam delapan laga terakhir.

Tambahan tiga poin itu juga memastikan tim promosi asal Yogyakarta aman dari ancaman degradasi setelah kini mengoleksi 42 poin dan duduk di peringkat ke-11 klasemen sementara.

Namun di balik keberhasilan tersebut, Van Gastel menegaskan PSIM masih menyimpan banyak pekerjaan rumah yang belum selesai. Sorotan utama tertuju pada buruknya penyelesaian akhir yang dinilai menjadi akar masalah inkonsistensi tim sepanjang musim.

"Final third, kami terus kembali ke sana. Setelah musim ini selesai kami harus mengevaluasi ke arah mana tim ini akan dibawa," ungkapnya. 

Masalah lini depan menjadi luka lama bagi PSIM. Memasuki putaran kedua kompetisi, performa Laskar Mataram merosot tajam. Dari 15 pertandingan, mereka hanya sanggup meraih dua kemenangan, enam hasil imbang, dan menelan tujuh kekalahan.

Statistik itu membuat tim berjuluk Naga Jawa tersingkir dari persaingan papan atas.

Situasi tersebut sempat memunculkan tekanan besar dari berbagai pihak. Namun Van Gastel mengaku salut karena para pemain tetap menunjukkan semangat juang tinggi di tengah kritik yang terus berdatangan.

PSIM Yogyakarta dipastikan selamat dari degradasi. Namun, Laskar Mataram masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diperbaiki.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |