jpnn.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan menerapkan teknologi pelacakan pintar untuk menutup celah peredaran pita cukai palsu.
Inovasi mutakhir berupa sistem digital pintar ini diklaim memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih canggih daripada sekadar kode batang biasa.
Menggandeng Peruri dan perusahaan luar negeri, Purbaya mengeklaim tingkat keamanan teknologi terbaru ini mustahil untuk dipalsukan mafia.
"Namanya track and trace, dari satu perusahaan kerja sama dengan Peruri," kata Purbaya di kantornya, Jumat (28/8).
"Bukan barcode, tetapi khusus lebih canggih dari barcode, karena cuma satu-satunya yang bisa bikin itu," imbuhnya.
Purbaya menekankan pembiayaan pengadaan sistem pelacak tersebut tidak akan membebani postur belanja negara.
Dia menegaskan skema yang digunakan murni mengandalkan bagi hasil dari tambahan pendapatan atau additional income yang didapat.
Pihak penyedia teknologi akan mengeluarkan modal awal terlebih dahulu sebelum pemerintah membayarkan komisi sesuai porsi yang telah disepakati.






















































