Namanya Andrie Yunus.
Sepuluh tahun terakhir ini, ia giat sebagai aktivis HAM di Indonesia.
ABC Indonesia pernah setidaknya tiga kali mewawancarai Andrie Yunus.
Andrie adalah salah satu aktivis yang menerobos masuk ke pertemuan tertutup di hotel bintang lima Fairmont Jakarta, ketika anggota DPR berkonsultasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Pertahanan dalam revisi UU TNI.
Yang kedua, ia menjadi narasumber dalam artikel satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mengenai bagaimana KontraS, organisasi hak asasi manusia tempatnya bekerja, menilai bahwa negara demokrasi terbesar ketiga di dunia ini terasa seperti kembali ke era otoriter karena bangkitnya kembali militerisme.
Andrie menyebut situasi saat ini "seperti masuk lorong waktu."
Yang ketiga adalah saat ia menjabarkan peran anak muda dalam aktivisme yang berakhir dengan kriminalisasi.
Isu militerisme memang gencar disuarakan dan dikritik Andrie dan KontraS.























.jpeg)


























