jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk tahun anggaran 2025 menunjukkan performa yang positif. Hingga akhir periode, serapan anggaran dilaporkan mencapai 96 persen.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) DIY Agung Yulianta mengatakan bahwa capaian tersebut masuk dalam kategori baik dan konsisten dengan tren tahun-tahun sebelumnya.
"Pelaksanaan kinerja terkait APBN 2025 di DIY sudah baik. Rata-rata setiap tahunnya penyerapan anggaran selalu di kisaran 96-97 persen dari total anggaran," ujar Agung dalam keterangannya, Kamis (22/1).
Agung menambahkan bahwa angka serapan yang tidak menyentuh 100 persen merupakan hal yang wajar dalam manajemen keuangan negara.
Menurutnya, terdapat berbagai faktor teknis yang menyebabkan anggaran tidak terserap secara utuh, tetapi tetap dalam batas kewajaran.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) DIY Danang Setiadi menegaskan bahwa realisasi anggaran 2025 baik dari sisi APBN maupun APBD telah berjalan optimal.
Danang menyoroti adanya perbedaan antara realisasi fisik dan realisasi keuangan yang dipicu oleh faktor efisiensi:
Serapan anggaran realisasi fisik mencapai 99 persen, sementara realisasi keuangan berada di angka 93 persen.



















































