jpnn.com - JAKARTA - Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa hingga Sabtu (15/8) malam, pemerintah telah mengirimkan total 27 ton logistik ke wilayah terdampak bencana.
“Ini adalah kloter terakhir penerbangan hari Sabtu. Dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT dengan berbagai kloter penerbangan Hercules di hari itu juga,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Selain soal pengiriman logistik, Seskab Teddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus mendorong kerja sama lintas sektor untuk memastikan penanganan pascagempa berjalan cepat dan tepat sasaran.
Presiden Prabowo Subianto juga telah memerintahkan menko PMK, mendagri, menteri PU, kepala BNPB, dan kepala Basarnas serta wamen kesehatan dan wamen sosial beserta unsur PLN, Pertamina, dan Telkom untuk melihat secara langsung kondisi di lokasi bencana.
“Presiden Prabowo juga telah memerintahkan jajaran terkait untuk langsung terbang ke NTT pada hari kejadian untuk sesegera mungkin memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran,” jelasnya.
Teddy juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan pascagempa dengan mengerahkan personel TNI dan Polri untuk membantu proses pemulihan dan evakuasi di wilayah terdampak.
“Selain itu, langsung di hari kejadian, TNI dan Polri telah mengerahkan lebih dari 3.500 prajurit TNI Polri ke berbagai daerah di Flores pada hari Sabtu, disebar ke Manggarai, Maumere, Flores, dan daerah terdampak lainnya di NTT,” tambahnya. (dit/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:






















































