jabar.jpnn.com, BANDUNG - Bandung kembali menjadi pusat perhatian dunia panjat tebing.
Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, EIGER Independence Sport Climbing Competition (EISCC) ke-17 resmi digelar di EIGER Adventure Flagship, Store, Jalan Sumatra, Kota Bandung.
Kompetisi yang menjadi agenda tahunan setiap 17 Agustus itu diikuti lebih dari 200 atlet panjang tebing dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah atlet berprestasi di level nasional hingga dunia turut ambil bagian.
Salah satu perhatian utama tertuju kepada Putra Tri Ramadani alias Srondeng. Atlet Indonesia itu baru saja mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas nomor lead pada World Climbing Series di Prague, Juni 2026.
Prestasi tersebut semakin menegaskan kemampuan atlet panjang tebing Indonesia bersaing di nomor lead yang membutuhkan daya tahan, teknik, konsentrasi, dan kemampuan memecahkan masalah di jalur panjang serta kompleks.
Dalam ajang tersebut, Srondeng mampu mengungguli sejumlah atlet papan atas dunia, di antaranya Alberto Gines Lopes, Neo Suzuki, dan Sorato Anraku.
Kini, aksi Srondeng bisa disaksikan langsung publik Indonesia melalui EISCC 2026. Dia turun di kategori Lead bersama sejumlah atlet nasional dan internasional.
Di antara nama yang turut meramaikan kompetisi ialah Alma Ariella, Sukma Lintang, Raji'ah Sallsabillah, Rahmad Adi, dan Raharjati Nursamsa.
Alma dikenal sebagai salah satu rising star di nomor lead putri. Sementara itu, Sukma Lintang pernah menempati peringkat ke-18 World Cup Wujiang 2025.



















































