jpnn.com, SIAK - Polres Siak turunkan tim trauma healing setelah insiden maut praktik sains di SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak yang mengakibatkan meninggalnya seorang siswa.
Polres Siak melalui jajaran Polisi Wanita (Polwan) menggelar kegiatan trauma healing bagi seluruh siswa di sekolah tersebut Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan kondisi mental dan emosional siswa agar dapat kembali beraktivitas secara normal.
Trauma healing dilakukan dengan pendekatan humanis, interaktif, dan edukatif.
Para siswa diajak berkomunikasi, bermain, serta diberikan motivasi untuk mengurangi rasa takut dan kecemasan pascakejadian.
Kapolres, hingga Bupati Siak, juga ikut memberikan treatment trauma healing kepada siswa.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan secara profesional dan transparan.
Namun, di sisi lain, perhatian terhadap kondisi psikologis siswa juga menjadi prioritas.






















































