Skema Hadiah Super League Terbongkar, Juara Belum Tentu Dapat Pemasukan Terbesar

1 day ago 14

Skema Hadiah Super League Terbongkar, Juara Belum Tentu Dapat Pemasukan Terbesar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Super League. Foto: borneofcid

jpnn.com - JAKARTA - Persib Bandung belum benar-benar aman dari ancaman Borneo FC Samarinda dalam persaingan juara Super League 2025/2026.

Di tengah perebutan gelar yang makin menegangkan, muncul fakta mengejutkan soal skema hadiah kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.

Ternyata, klub juara belum tentu menjadi tim dengan pemasukan terbesar.

Direktur kompetisi I.League Asep Saputra membongkar pembagian dana di Super League tidak hanya ditentukan posisi akhir klasemen.

Ada sistem terbilang rumit, yang menggabungkan prestasi tim dengan kekuatan komersial klub melalui rating dan share televisi.

Artinya, klub dengan jumlah penonton televisi tinggi bisa mendapatkan pemasukan besar meski gagal finis di posisi teratas. Skema ini membuat persaingan bukan hanya terjadi di lapangan, tetapi juga dalam perebutan popularitas dan daya tarik siaran langsung.

"Dalam beberapa musim terakhir, hadiah uang Championship atau Liga 2 memang kami umumkan. Namun, untuk BRI Super League sistemnya berbeda karena setiap bulan ada fix contribution kepada klub," ujar Asep Saputra.

Menurut Asep, nantinya ada variable contribution yang nilainya ditentukan berdasarkan tiga aspek utama.

Operator kompetisi I.League mengungkapkan skema hadiah untuk Super League. 3 Klub tak dapat apa-apa.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |