Soal Potensi El Nino Godzilla, Mitigasi Harus Dilakukan Jauh Sebelum Bencana Terjadi

1 hour ago 14

Soal Potensi El Nino Godzilla, Mitigasi Harus Dilakukan Jauh Sebelum Bencana Terjadi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pemerintah menyiapkan upaya strategis untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino. Foto: ilustrasi/Ricardo/JPNN.con

jpnn.com, MEDAN - Pemerintah pusat dan daerah diingatkan agar tidak 'gagap' dalam menghadapi potensi bencana kemarau panjang atau "El Nino Godzilla" yang diprediksi akan melanda dalam waktu dekat.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin dalam rangkaian Reses di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, pada Kamis (23/4).

Azis menekankan langkah mitigasi harus dilakukan jauh sebelum bencana terjadi, berkaca pada pengalaman bencana banjir rutin di Sumatera Utara yang kerap menimbulkan kerugian hingga ratusan miliar rupiah.

"Jangan sampai kita mengulang kesalahan yang sama. Ketika BMKG sudah memberikan imbauan mengenai curah hujan tinggi maupun ancaman 'El Nino Godzilla', kita harus siap. Mencegah jauh lebih baik dan lebih murah daripada mengobati atau menangani dampak yang sudah terjadi," tegas Azis.

Politikus PDIP ini juga menyoroti tren kebencanaan nasional yang mencapai hampir 4.000 kejadian setiap tahunnya.

Menurutnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) harus mulai menggeser fokus dari sekadar penanganan pascabencana menjadi penguatan sosialisasi dan pencegahan.

"Kapasitas BNPB saat ini lebih banyak tersedot untuk penanganan. Kita perlu mendorong kebijakan nasional yang mampu memetakan daerah rawan bencana secara presisi sejak dini. Selain itu, pengawasan terhadap izin-izin lahan dan hutan harus diperketat untuk mencegah longsor dan banjir bandang yang berdampak sistemik pada pembangunan nasional," imbuhnya.

Azis juga memberikan perhatian khusus kepada kerentanan anak-anak saat bencana terjadi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) harus mulai menggeser fokus dari sekadar penanganan pascabencana menjadi penguatan sosialisasi dan pencegahan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |