jatim.jpnn.com, SURABAYA - Guru honorer di Surabaya berinisial MS diduga melakukan pencabulan kepada siswinya yang berusia 14 tahun. Pelaku yang berusia 25 tahun itu telah ditangkap polisi.
Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya Kompol Melatisari mengatakan perbuatan bejat pelaku tersebut dilakukan sejak akhir tahun 2025. Kekerasan seksual yang dilakukan guru honorer asal Lamongan itu sudah dilakukan berulang kali, bahkan di kawasan sekolah.
"Kejadian tindak pidana tersebut dilakukan tersangka sejak 2025, di ruang lab komputer, toilet sekolah, dan rumah kosong Sukomanunggal, Surabaya," kata Melatisari, Kamis (14/5).
Melatisari mengungkapkan peristiwa itu bermula pada November 2025. Kala itu korban sedang memakai sepatu di depan laboratorium komputer, tersangka tiba-tiba menarik paksa korban untuk masuk ke dalam ruangan.
Pelaku juga mencangam korban agar tak bersuara di ruangan tersebut.
"Pintu lab dikunci tersangka, korban dipaksa, disenderkan di dinding dekat pintu dan pelaku melakukan pencabulan," ungkapnya.
Saat itu, korban sempat melakukan perlawanan. Namun, tersangka tetap melancarkan aksinya hingga empat kali di lokasi yang sama.
Tak berhenti di situ, perbuatan bejat pelaku kembali dilakukan pada Desember 2025. Tersangka melancarkan aksinya di toilet lantai dua sekolah. Dia menghentikan korban yang baru saja dari toilet lalu mendorongnya kembali ke dalam kamar mandi.



















































