jpnn.com - Tata Motors mengambil langkah baru untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik premium, dengan menggandeng Chery.
Mobil listrik premium itu akan dipasarkan melalui merek Avinya.
Kerja sama tersebut membuka jalan bagi Tata untuk memanfaatkan platform kendaraan milik Chery, dalam menghidupkan kembali proyek Avinya yang sempat mengalami penundaan.
Model perdana dijadwalkan meluncur pada 2027 dan akan dirakit di India.
Tata akan menggunakan platform Freelander yang dikembangkan melalui kolaborasi Chery dengan Jaguar Land Rover (JLR) di China.
Produksi kendaraan nantinya dilakukan di fasilitas baru Tata Motors di Tamil Nadu, India selatan.
Langkah itu sekaligus menjadi solusi bagi Tata setelah rencana awal menggunakan platform Electrified Modular Architecture (EMA) milik JLR tidak berjalan sesuai target.
Sebelumnya, Avinya ditargetkan meluncur pada 2025, tetapi proyek tersebut tertunda setelah JLR membatalkan rencana produksi kendaraan listrik berbasis EMA di India.





















































