jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menekankan pentingnya memaksimalkan Ramadan sebagai momentum menguatkan sekaligus iman, ilmu, dan amal sebagai landasan keunggulan umat dan kemanusiaan.
Pesan itu disampaikannya saat menyampaikan tausiah Ramadan di acara buka puasa bersama sekaligus peringatan Nuzululqur'an bertema 'Ramadan Unggul: Spirit Iman Ilmu dan Amal' di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Kamis (5/3).
Acara buka puasa bersama yang digelar di Masjid At-Taqwa kompleks UMJ, kota Tangerang Selatan, Banten itu turut dihadiri Rektor UMJ Prof. Ma'mun Murod, jajaran wakil rektor, para dekan, guru besar, dosen, serta mahasiswa.

Dalam tausiahnya, Hidayat mengawali dengan rasa syukur karena kembali dipertemukan dengan Ramadan, terlebih di lingkungan kampus unggul yang mengusung keunggulan spirit Ramadan.
Menurut HNW, tema tersebut sejalan dengan semangat Muhammadiyah yang selama ini juga dikenal dengan ideologi Al-Ma’un, sebuah konsep dan praktek yang menekankan implementasi nyata nilai-nilai Al-Qur'an yang mengamalkan penggabungan prinsip iman ilmu dan amal dalam kehidupan sosial.
“Kalau bicara tentang iman, ilmu, amal, dan keunggulan, maka salah satu kata kuncinya adalah ideologi Al-Ma’un yang sudah populer dan mentradisi di Muhammadiyah. Ini adalah bagaimana menghadirkan Al-Qur'an yang berjalan, Al-Qur'an yang membumi, yang nyata dalam tindakan,” ujar HNW dalam keterangannya, Jumat (6/3).
Dia menjelaskan teladan tersebut sudah dicontohkan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan yang mempraktikkan nilai-nilai Al-Qur'an secara konkret dalam kehidupan masyarakat di Indonesia.



















































