jatim.jpnn.com, SURABAYA - Berbagai produk dari 36 Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Surabaya naik kelas dan menembus pasar mancanegara.
Adapun negara-negara yang menjadi sasaran ekspor kali ini meliputi Pakistan, Oman, Amerika Serikat, Hongkong, Singapura, Brunei Darussalam.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, memberangkatkan ekspor ke 6 negara tujuan, dalam rangkaian acara Surabaya Industrial & Labour Festival 2026 di Grand City Convention Hall, Rabu (8/4).
Sebelum seremoni pelepasan kontainer, dilakukan pula penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara para pelaku usaha lokal dengan para buyer dari mancanegara.
Menurut Eri,nilai ekspor hasil produk lokal tercatat mencapai USD 2,7 juta, angka ini melampaui target awal yang ditetapkan sebesar USD 1 juta.
“Komoditas yang diekspor beragam, mulai dari furniture, dekorasi rumah, fashion, alas kaki sandal/sepatu,hingga produk olahan makanan seperti rendang,” ujar Eri.
Mantan Kepala Bappeko Surabaya tersebut menambahkan, kesuksesan ini merupakan hasil dari program pendampingan yang konsisten.
“Dalam upaya mengembangkan nilai ekspor, Pemerintah Kota Surabaya memperkuat kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri, untuk memberikan pelatihan bagi pengusaha muda, supaya tidak ragu lagi untuk mendunia,” katanya.


















































