jpnn.com, TIONGKOK - Produsen mobil asal China, BAIC melakukan terobosan baru dalam teknologi baterai kendaraan listrik.
Perusahaan mengumumkan tengah menggarap baterai ion natrium yang diklaim mampu terisi penuh hanya dalam 11 menit.
CarNewsChina, Jumat (20/3) waktu setempat, kehadiran teknologi baterai itu menandai semakin seriusnya industri otomotif Tiongkok dalam mengembangkan selain baterai berbasis lithium, terutama mengatasi masalah biaya, dan pasokan bahan baku.
Divisi penelitian BAIC menyebut perusahaan telah menyelesaikan pengembangan sampel baterai ion natrium, dengan indikator teknis yang dikatakan mencapai tingkat terdepan di industri.
Baterai itu menggunakan format sel prismatik dan mencapai kepadatan energi 170 Wh/kg, menurut pengujian internal.
Menurut perusahaan sistem ini mendukung pengisian cepat 4C, dengan pengisian penuh selesai dalam 11 menit.
BAIC juga menyatakan bahwa baterai dapat beroperasi pada kisaran suhu -40 derajat hingga 60 derajat Celsius, dengan retensi energi melebihi 92 persen pada -20 derajat celcius, yang bertujuan untuk meningkatkan kegunaan di iklim dingin.
Perusahaan menyatakan baterai tersebut dapat menahan kondisi pengisian berlebih hingga 200 persen tanpa kebakaran atau ledakan, dan tetap stabil saat terpapar suhu 200 derajat selama pengujian penyalahgunaan termal.



















































