Tibubeneng Sustainable Art: Alarm Lingkungan Lewat Karya 10 Seniman Lintas Genre

4 hours ago 16

Senin, 15 Juni 2026 – 20:58 WIB

 Alarm Lingkungan Lewat Karya 10 Seniman Lintas Genre - JPNN.com Bali

Suasana Pembukaan Pameran Seni Tibubeneng Sustainable Art di Wija Reksa Quoriena Art Hub & Residency. Foto: Dok. Ginting Institute

bali.jpnn.com, KUTA UTARA - Sebuah ruang kreatif baru resmi hadir di tengah pusat pariwisata Kabupaten Badung. Wija Reksa Quoriena (WRQ) Art Hub & Residency yang berlokasi di Banjar Kulibul Kawan, Desa Tibubeneng, resmi dibuka, Minggu (14/6).

Kehadirannya menjadi angin segar yang mendedikasikan diri bagi perkembangan seni, budaya, dan isu lingkungan di Bali.

Digagas oleh pasangan kolektor seni dan wastra, Daniel Ginting dan Quoriena Ginting, WRQ Art Hub dirancang sebagai ruang dialog terbuka bagi seniman lokal hingga global.

"Seni tidak boleh berhenti di ruang pamer saja. Seni harus hadir di tengah masyarakat, membuka percakapan, membangun empati, dan menggerakkan tindakan," ujar founder Ginting Institute, Daniel Ginting.

Quoriena Ginting menegaskan bahwa seni bertema lingkungan bukan sekadar pajangan estetis. "Ini adalah alarm yang menuntut kita untuk bangun, sadar, dan nyata bertindak," kata Quoriena Ginting.

Grand opening WRQ Art Hub & Residency yang dibalut pameran Tibubeneng Sustainable Art berlangsung meriah dengan dihadiri Kepala DLHK Badung Made Rai Warastuthi, mewakili Bupati Badung, Camat Kuta Utara, dan Perbekel Tibubeneng.

Daya tarik utama yang sukses menyihir pengunjung adalah deretan karya seni memukau di area wantilan.

Banyak yang tak percaya bahwa visual apik dari media daur ulang plastik tersebut merupakan murni kreasi siswa SD se-Tibubeneng.

Grand opening WRQ Art Hub & Residency yang dibalut pameran Tibubeneng Sustainable Art berlangsung meriah

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |