jpnn.com, PALEMBANG - Upaya mempercepat konektivitas menuju Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin memasuki tahap penting.
PT Hutama Karya (Persero) bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM serta sejumlah pihak menandatangani nota kesepahaman kerja sama integrasi pembangunan jalan tol menuju kawasan pelabuhan strategis tersebut.
Penandatanganan berlangsung di Gedung Barli Halim, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta.
Kerja sama ini melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, PT Danantara Asset Management, PT Bukit Asam Tbk, hingga PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Langkah ini dinilai menjadi sinyal kuat percepatan pengembangan Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat sebagai pusat logistik dan hilirisasi baru di Sumatera Selatan.
Kehadiran akses tol nantinya diharapkan mampu memperlancar distribusi barang, memperkuat konektivitas dengan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengungkapkan, penguatan infrastruktur konektivitas menjadi bagian penting dalam mendukung strategi investasi nasional, khususnya sektor hilirisasi.
Menurutnya, Sumatera Selatan memiliki potensi sumber daya alam besar mulai dari energi, minyak dan gas, hingga komoditas perkebunan seperti karet dan kopi yang membutuhkan dukungan sistem logistik terintegrasi.






















































