jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Pelaku ujaran kebencian bermuatan SARA yang menghina Viking Persib Bandung dan masyarakat Sunda, Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, sempat berpindah-pindah posisi untuk mengelabui polisi
Aksi nomadennya itu dilakukan sebelum akhirnya ditangkap di Semarang, Jawa Tengah pada Senin (15/12/2025).
"Tidak ada tujuan ke tempat tertentu untuk bersembunyi. Yang bersangkutan berusaha lari sejauh-jauhnya dari kejaran petugas," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan saat dihubungi, Selasa (16/12).
Dalam pelariannya, pelaku juga menitipkan telepon genggamnya kepada pacarnya di Surabaya. Sejak saat itu, pelaku tidak lagi memegang ponsel guna memutus jejak komunikasi.
"Kemudian hp nya di titipkan sama pacar di Surabaya, sehingga yang bersangkutan tidak pegang hp lagi," ucapnya.
Polisi juga mengungkap pelaku sempat singgah di wilayah Semarang bagian atas. Ia diketahui pernah menginap di kawasan Unggaran, tetapi rumah tempat ia menginap belum diketahui milik siapa.
"Kalau di Semarang ia sempat tinggal di daerah Unggaran, itu di Semarang atas, tapi rumah itu belum diketahui rumah siapanya," ungkapnya.
Terkait motif perbuatan ujaran kebencian yang dilakukan pelaku terhadap Viking Persib Bandung dan masyarakat Sunda, polisi menyatakan masih melakukan pemeriksaan mendalam.



















































