Tur Eropa Jadi Alarm, Pengamat Berharap Indonesia Bangkit di BAC 2026

2 hours ago 12

Tur Eropa Jadi Alarm, Pengamat Berharap Indonesia Bangkit di BAC 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Selebrasi pebulu tangkis Alwi Farhan seusai menembus final Swiss Open 2026 di Basel, Swiss. Foto: Humas PP PBSI

jpnn.com - Pebulu tangkis Indonesia akan berlaga pada ajang Badminton Asia Championships (BAC) 2026 yang digelar di Ningbo, China.

Pengamat bulu tangkis Broto Happy Wondomisnowo berharap ada wakil Merah Putih yang mampu membawa pulang gelar juara dari Negeri Tirai Bambu.

Harapan itu muncul setelah hasil kurang memuaskan yang diraih Indonesia sepanjang tur Eropa.

Dalam empat turnamen bergengsi di benua Biru, yakni German Open, All England, Swiss Open, dan Orleans Masters 2026, Indonesia gagal meraih satu pun gelar.

Prestasi terbaik hanya diraih lewat dua posisi runner up di Swiss Open melalui Alwi Farhan (tunggal putra) dan Putri Kusuma Wardani (tunggal putri).

"Ajang Badminton Asia Championships 2026 sangat penting untuk kebangkitan bulu tangkis Indonesia."

"Apalagi, prestasi sepanjang awal tahun hingga April ini masih belum banyak gelar yang diraih," ujar Broto saat dihubungi JPNN.com, Senin (6/4).

Publik memiliki ekspektasi tinggi mengingat Indonesia selama ini dikenal sebagai kekuatan besar di dunia bulu tangkis.

Pengamat bulu tangkis, Broto Happy Wondomisnowo ingatnya prestasi pada ajang BAC 2026 penting untuk mengembalikan marwah Indonesia

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |