jabar.jpnn.com, BOGOR - Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor terus memperkuat jejaring internasional di kawasan Asia Tenggara melalui kunjungan akademik ke Universiti Malaysia Kelantan (UMK), Kamis (23/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal pengembangan kerja sama di bidang mobilitas mahasiswa, publikasi ilmiah, serta kolaborasi akademik yang berkelanjutan antara kedua perguruan tinggi.
Delegasi UIKA Bogor yang dipimpin Rektor Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., bersama 30 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional diterima oleh Director UMK International Dr. Burhan bin Che Daud, Deputy Director UMK International Dr. Shah Iskandar Fahmie bin Ramlee, serta Raja Norliana binti Raja Omar dalam program Global Mobility Experience: East Coast Heritage Outreach (ECHO) 2026.
Program tersebut dirancang sebagai kegiatan akademik yang dipadukan dengan pembelajaran lintas budaya.
Melalui kegiatan itu, mahasiswa UIKA Bogor memperoleh kesempatan mengenal lingkungan akademik UMK, kehidupan mahasiswa, budaya masyarakat Kelantan, serta berbagai praktik baik yang diterapkan di perguruan tinggi Malaysia.
Rektor UIKA Bogor Prof. Dr. H. E. Mujahidin menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan UMK International kepada seluruh delegasi.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Universiti Malaysia Kelantan, khususnya UMK International, atas sambutan dan kehangatan yang diberikan. Mahasiswa kami mendapatkan kesempatan untuk mengenal Malaysia dan UMK secara lebih dekat, baik dari sisi akademik, budaya, maupun berbagai hal baik yang berkembang di sini," ujar Mujahidin.
Menurutnya, kunjungan tersebut bukan sekadar menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa menuju lokasi KKN Internasional di Narathiwat, Thailand, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kerja sama yang lebih konkret antara UIKA Bogor dan UMK.


















































