jpnn.com - Ketua Bidang Ekonomi DPP Partai Golkar Mukhamad Misbakhun mengaku belum menemukan hal substantif dan solutif dalam berbagai kritik yang disampaikan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Menurutnya, hal itu menjadi disayangkan karena PDIP pernah berkuasa dan punya pengalaman mengelola persoalan yang tidak sederhana.
“Oleh karena itu, kritik yang disampaikan semestinya lebih matang, proporsional, dan solutif, bukan justru menambah panas situasi,” ujar Misbakhun kepada awak media, Minggu (21/6).
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DEPINAS) SOKSI itu menyadari sistem dan praktik ketatanegaraan Indonesia tidak mengenal oposisi secara formal.
Namun, kata Misbakhun, setiap partai semestinya tetap menunjukkan posisi yang jelas dan konsisten terhadap pemerintahan terpimpin.
Ketua Komisi XI DPR itu menegaskan tidak elok apabila partai politik ikut menikmati apresiasi ketika kebijakan pemerintah disambut baik rakyat.
"Jangan memosisikan diri sebagai penyeimbang, tetapi ketika program pemerintah yang bagus diapresiasi juga ingin mendapatkan poin," ujar Misbakhun.
Sebaliknya, kata legislator Dapil II Jawa Timur itu, partai langsung buru-buru mengambil jarak berlebihan ketika pemerintah menghadapi kebijakan sulit dan kurang populer.





















































