jatim.jpnn.com, SURABAYA - Aksi tak terpuji terekam dalam sebuah video hingga viral di media sosial, Senin (27/4). Diketahui peristiwa tersebut terjadi di Puncak Gunung Lawu.
Dalam rekaman video berdurasi 17 detik itu tampak kedua kelompok pendaki terlibat baku hantam. Pendaki lain terlihat berusaha melerai pertengkaran itu.
Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan Mulyadi membenarkan perihal kejadian tersebut.
“Kejadiannya tanggal 26 April kemarin, dari Basecamp Lawu via Ceto. Penyebabnya gara gara rebutan spot foto. Kedua belah pihak tidak melaporkan peristiwa itu kepada kami,” ujar Mulyadi saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat.
Tak lama setelah beredar video perkelahian, muncul ucapan permohonan maaf dari kedua pria yang mengaku sebagai pendaki di Gunung Lawu.
Pada video pertama, ucapan permohonan maaf disampaikan oleh Sammah sekaligus mewakili ketua regu yang membuat kegaduhan di Puncak Gunung Lawu tanggal 26 April
“Saya mau klarifikasi bahwa saya sudah saling memaafkan sama rombongan yang dipimpin oleh Arif, tidak ada masalah lagi sudah saling memaafkan,” kata Sammah.
Sementara itu, pada video ucapan permohonan maaf kedua berasal dari Ruli selaku Ketua Rombongan Pendaki asal Bandung. Dirinya menyampaikan klarifikasi atas terjadinya kegaduhan di Puncak Gunung Lawu.


















































